"Don't tell me how educated you are, tell me how much you have traveled"
Karimun Jawa (4)
Hari ini adalah hari terakhir kami di Karimun Jawa. Tidak ingin rasanya kami meninggalkan pulau yang begitu indah ini. Kapal KM Muria akan berangkat dari pelabuhan Karimun Jawa jam 9 pagi. Sehabis subuh kami semua sudah bersiap membereskan pakaian serta perlengkapan snorkeling kami. Sarapan pagi ini adalah makanan terakhir kami di pulau ini. Sekitar pukul 6, mobil jemputan kami pun tiba. Beberapa dari kami yang telah siap berangkat lebih dahulu ke pelabuhan.
Didalam kapal KM Muria kami melihat beberapa warga karimun yang membawa komoditas pulau untuk dijual di Jepara seperti kelapa dan rumput laut. Tidak lupa mereka pun membawa beberapa tong-tong kosong yang rencananya akan diisi dengan minyak atau bensin. Pagi itu kapal KM Muria cukup lenggang (mungkin karena masih pagi). Kami dengan mudah memilih tempat duduk yang kami inginkan. Kami memilih untuk duduk didekat jendela sebelah kiri kapal. Pukul 9 kapal pun berangkat. Perjalanan 6 jam menuju Jepara tidak terlalu terasa karena kami tidak harus berpanas-panasan di dek kapal. Beberapa diantara kami tertidur lelap. Beberapa asik mengunyah makanan ringan karena posisi kami cukup dekat dengan kafetaria.
Pelabuhan Kartini (Jepara) akhirnya terlihat dari jendela kami walaupun pada saat itu cuaca hujan. Kami memilih untuk turun kapal sedikit lebih lambat dibanding penumpang lainnya sembari menunggu hujan reda. Di Pelabuhan Kartini terlihat beberapa mobil maupun bus pariwisata yang menjemput para wisatawan. Siang itu kami tiba pukul 2.
Karena bus yang menjemput kami baru tiba pukul 4, kami memilih untuk mencari makan siang di sekitar Pelabuhan Kartini. Tak jauh dari situ kami menemukan beberapa kedai makanan yang menjual berbagai macam makanan. Kami juga menyempatkan diri untuk mencari beberapa cinderamata untuk dibawa pulang. Tak terasa bus yang menjemput kami pun tiba. Perjalanan kami di Jepara harus kami akhiri saat itu. Beberapa dari kami berpisah karena berbeda tempat tujuan. Tetapi Karimun Jawa selalu ada dihati kami.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment